Daftar Periksa Visa Pelajar D-2 Kamu
Sudah dapat surat penerimaan dari universitas di Korea? Selamat! Langkah berikutnya adalah visa pelajar D-2. Kamu mengajukannya di kedutaan besar atau konsulat Korea di negaramu (di beberapa negara, lewat pusat layanan visa). Pakai daftar periksa ini supaya semua dokumenmu lengkap dalam sekali datang.
Langkah 1. Isi e-Form secara online
Banyak kedutaan sekarang memintamu mengisi formulir aplikasi secara online di Korea Visa Portal, lalu mencetaknya dengan barcode. Cek apakah kedutaanmu mewajibkan ini.
Langkah 2. Siapkan dokumenmu
Dokumen dasar
- Formulir aplikasi visa (e-Form yang dicetak, jika diwajibkan)
- Paspor yang masih berlaku minimal 6 bulan lagi, beserta fotokopinya
- Satu pas foto berwarna (3.5 × 4.5 cm), diambil dalam 6 bulan terakhir
- Biaya visa (jumlahnya tergantung negara dan jenis visa)
Dari universitasmu
- Surat keterangan penerimaan (certificate of admission)
- Dokumen lain yang dikirim universitas bersama surat itu (misalnya salinan izin usaha/pendaftaran bisnis universitas)
Keuangan
- Rekening koran atau surat keterangan saldo bank (milikmu atau milik sponsormu)
- Bukti penghasilan sponsor, jika orang tua atau kerabat yang membiayaimu
- Surat beasiswa, jika kamu punya
Berapa banyak uang yang harus kamu tunjukkan? Cukup untuk biaya kuliah dan biaya hidup sekitar satu tahun. Lihat Bukti saldo bank yang benar untuk jumlah minimum dan kesalahan yang sering terjadi.
Dokumen akademik
- Ijazah atau surat keterangan lulus terakhir beserta transkrip nilai
- Salinan yang dilegalisasi: apostille jika negaramu anggota Konvensi Apostille, jika tidak, konfirmasi dari kedutaan Korea (konfirmasi konsuler)
- Hasil tes bahasa, jika programmu memintanya (TOPIK, TOEFL atau IELTS)
Baru lulus dan masih menunggu ijazah resmi? Banyak kedutaan menerima surat keterangan lulus sementara. Setelah tiba di Korea, kamu menyerahkan yang asli.
Keluarga, kesehatan, dan latar belakang (tergantung negaramu)
- Akta kelahiran atau surat keterangan hubungan keluarga
- Hasil tes tuberkulosis (TB) dari rumah sakit yang ditunjuk, untuk pemohon dari negara tertentu
- Surat keterangan catatan kepolisian (SKCK), jika kedutaanmu memintanya
Langkah 3. Ajukan permohonanmu
Bawa semua dokumen ke kedutaan, konsulat, atau pusat layanan visa, dan simpan salinan lengkap semua yang kamu serahkan.
Contoh negara: Bangladesh
Sebagai gambaran seberapa rinci daftar lokal bisa jadi: Kedutaan Besar Korea di Dhaka meminta e-Form dengan barcode, surat pengantar, surat keterangan penerimaan, akta kelahiran dan surat keterangan hubungan keluarga, surat pernyataan tidak keberatan dari orang tua, salinan kartu identitas orang tua, rekening koran 6 bulan, tanda terima SPT pajak penghasilan, ijazah dan transkrip yang dilegalisasi oleh Kementerian Pendidikan dan Kementerian Luar Negeri (dalam 3 bulan terakhir), hasil TOEFL atau IELTS, tes TB dari pusat kesehatan yang ditunjuk, serta surat keterangan catatan kepolisian.
Kesalahan yang memperlambat proses
- Dokumen yang sudah lama. Banyak dokumen, seperti tes TB dan surat keterangan bank, harus masih baru. Atur tanggalnya mundur dari jadwal janji temumu.
- Riwayat rekening yang terlalu pendek. Beberapa kedutaan meminta rekening koran beberapa bulan, bukan hanya satu surat keterangan saldo.
- Tidak dilegalisasi. Dokumen akademik tanpa apostille atau konfirmasi konsuler sering jadi penyebab keterlambatan.
- Klinik TB yang salah. Jika tes TB diwajibkan, tesnya harus dari rumah sakit yang ditunjuk. Cek daftarnya dulu.
Selanjutnya: setelah visa beres, petualangan yang sesungguhnya dimulai. Dapatkan Korea Arrival Checklist gratis untuk 30 hari pertamamu.
Dapatkan checklist gratisChecklist Tiba di Korea Gratis
Apa yang perlu dibawa, apa yang dilakukan di bandara, dan apa yang harus dituntaskan di bulan pertama, di mana pun kamu kuliah di Korea. 5 halaman, PDF gratis.
Unduh checklist (PDF)